Ayah commentary
Tafsir
Loading tafsir…
Unified search
Search works with or without diacritics while preserving displayed Quran text.
Ayah actions
الشعراء · Ayah 102فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ
Reciter
Ayah actions
الشعراء · Ayah 103إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ
Reciter
Ayah actions
الشعراء · Ayah 109وَمَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ
Reciter
Ayah commentary
Loading tafsir…
Ayah meanings
Indonesian Ministry of Religious Affairs · Tanzil Project · Version tanzil-2026-09-21
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,
dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,
dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat",
dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya)
selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,
dan bala tentara iblis semuanya.
Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka:
"demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam".
Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.
Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at seorangpun,
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,
maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman".
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.
Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku".
Mereka berkata: "Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?".
Reading