Ayah commentary
Tafsir
Loading tafsir…
Unified search
Search works with or without diacritics while preserving displayed Quran text.
Ayah commentary
Loading tafsir…
Ayah meanings
Abdullah Muhammad Basmeih · Tanzil Project · Version tanzil-2026-09-21
Sesungguhnya manusia sangat tidak bersyukur akan nikmat Tuhannya.
Dan sesungguhnya ia (dengan bawaannya) menerangkan dengan jelas keadaan yang demikian;
Dan sesungguhnya ia melampau sangat sayangkan harta (secara tamak haloba).
(Patutkah ia bersikap demikian?) Tidakkah ia mengetahui (bagaimana keadaan) ketika dibongkarkan segala yang ada dalam kubur?
Dan dikumpul serta didedahkan segala yang terpendam dalam dada?
Sesungguhnya Tuhan mereka Maha Mengetahui dengan mendalam tentang (balasan yang diberikanNya kepada) mereka - pada hari itu.
Hari yang menggemparkan,
Apa dia hari yang menggemparkan itu?
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui kedahsyatan hari yang menggemparkan itu? -
(Hari itu ialah: hari kiamat), hari manusia menjadi seperti kelkatu yang terbang berkeliaran,
Dan gunung-ganang menjadi seperti bulu yang dibusar berterbangan.
Setelah berlaku demikian, maka (manusia akan diberikan tempatnya menurut amal masing-masing); adapun orang yang berat timbangan amal baiknya, -
Maka ia berada dalam kehidupan yang senang lenang.
Sebaliknya orang yang ringan timbangan amal baiknya, -
Maka tempat kembalinya ialah "Haawiyah"
Dan apa jalannya engkau dapat mengetahui, apa dia "Haawiyah" itu?
(Haawiyah itu ialah): api yang panas membakar.
Kamu telah dilalaikan (daripada mengerjakan amal bakti) oleh perbuatan berlumba-lumba untuk mendapat dengan sebanyak-banyaknya (harta benda, anak-pinak pangkat dan pengaruh), -
Sehingga kamu masuk kubur.
Jangan sekali-kali (bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak (akibatnya yang buruk semasa hendak mati)!
Sekali lagi (diingatkan): jangan sekali-kali (kamu bersikap demikian)! Kamu akan mengetahui kelak akibatnya yang buruk pada hari kiamat)!
Demi sesungguhnya! Kalaulah kamu mengetahui - (apa yang kamu akan hadapi) - dengan pengetahuan yang yakin, (tentulah kamu akan mengerjakan perkara-perkara yang menjadi bekalan kamu untuk hari akhirat).
(Ingatlah) demi sesungguhnya! - Kamu akan melihat neraka yang marak menjulang.
Selepas itu - demi sesungguhnya! - kamu (wahai orang-orang yang derhaka) akan melihatnya dengan penglihatan yang yakin (semasa kamu dilemparkan ke dalamnya)!
Selain dari itu, sesungguhnya kamu akan ditanya pada hari itu, tentang segala nikmat (yang kamu telah menikmatinya)!
Reading